Hpi Bandung West Java – Indonesia Tourist Guide Association (ITGA)

Himpunan Pariwisata Indonesia DPD Jawa Barat

SELAYANG PANDANG KERJA PRAMUWISATA

Bekerja Sebagai Pemandu Ekowisata

Friday, March 26, 2010 at 5:30am
Bekerja Sebagai Pemandu Ekowisata

Deskripsi Unit : Unit ini berhubungan dengan, pengetahuan, keterampilan dan sikap kerja yang diperlukan untuk bekerja sebagai pemandu ekowisata.

ELEMEN KOMPETENSI KRITERIA UNJUK KERJA

1 Menerapkan Pengetahuan Ekowisata dalam kegiatan pemanduan.
1.1. Aktivitas pemanduan ekowisata dilaksanakan sesuai dengan tanggungjawab dan peran seorang pemandu ekowisata.
1.2. Sumber sumber informasi diidentifikasi dan dihubungi secara benar.
1.3. Pengetahuan dan prinsip-prinsip ekowisata diterapkan secara konsisten sesuai dengan
kebutuhan wisatawan, kondisi alam setempat dan sosial budaya.
1.4. Pengetahuan tentang industri dan jejaring industry digunakan dengan benar.
1.5. Menerapkan prinsip-prinsip serta pengetahuan terbaru tentang konservasi alam dan sosial budaya dalam kegiatan pemanduan.

2. Melaksanakan tugas berdasarkan Kode Etik Pramuwisata, , peraturan yang berlaku,
prosedur keselamatan, dan prinsip meminimalkan dampak negatif.
2.1 Aktivitas pemanduan ekowisata sehari-hari dilaksanakan sesuai dengan peraturan yang
berlaku.
2.2 Pemanduan dilaksanakan sesuai dengan Kode Etik Pramuwisata.
2.3 Pemanduan dilaksanakan sesuai dengan prosedur keselamatan dan dengan cara yang
meminimalkan resiko pada wisatawan ataupun rekan sejawat.
2.4 Pemanduan dilaksanakan dengan cara meminimalkan dampak negatif terhadapsosial
budaya dan sumber daya alam.

3. Mengembangkan pengetahuan dan keterampilan pemandu ekowisata.
3.1 Pengetahuan dan keterampilan yang diperlukan pemandu ekowisata ditingkatkan.
3.2. Sumber-sumber bantuan dan dukungan untuk peningkatan pengetahuan dan keterampilan
pemandu ekowisata dicari dan digunakan.
3.3. Berbagi pengetahuan dilakukan dengan rekan-rekan pemandu ekowisata

BATASAN VARIABEL
1. Pertimbangan Kode Etik Pramuwisata, yaitu:
– Pramuwisata harus mampu menciptakan kesan penilaian yang baik atas daerah, negara,
bangsa dan kebudayaan.
– Pramuwisata dalam menjalankan tugasnya harus mampu menguasi diri, tenang, segar, rapi,
bersih serta berpenampilan yang simpatik (menghindari bau badan, perhiasana dan parfum
yang berlebihan).
– Pramuwisata harus mampu menciptakan suasana gembira dan sopan menurut kepribadian
Indonesia.
– Pramuwisata harus mampu memberikan pelayanan dan perlakuan yang sama kepada
wisatawan dengan tidak menerima tip, tidak menjajakan barang dan tidak meminta komisi.
– Pramuwisata mampu memahami latar belakang asal usul wisatawan serta mengupayakan
untuk meyakinkan wisatawan agar mematuhi hukum, peraturan, adat kebiasaan yang berlaku
dan ikut melestarikan obyek (mencegah vandalisme).
– Pramuwisata mampu menghindari timbulnya pembicaraan serta pendapat yang mengundang
perdebatan mengenai kepercayaan, adat istiadat, agama, ras dan sistem politik sosial negara
asal wisatawan.
– Pramuwisata berusaha memberikan keterangan yang baik dan benar. Apabila ada hal-hal
yang belum dapat dijelaskan maka Pramuwisata harus berusaha mencari keterangan
mengenai hal tersebut dengan selanjutnya menyampaikan kepada wisatawan dalam
kesempatan berikutnya.
– Pramuwisata tidak dibenarkan mencemarkan nama baik perusahaan, teman seprofesi dan
unsur-unsur pariwisata lainnya.
– Pramuwisata tidak dibenarkan untuk menceritakan masalah pribadinya yang bertujuan untuk
menimbulkan rasa belas kasihan dari wisatawan.
– Pramuwisata pada saat perpisahan mampu memberikan kesan yang baik agar wisatawan
ingin berkunjung kembali.

2. Pertimbangan Etika Umum termasuk diantaranya :
– Kebenaran dan kejujuran berkenaan dengan semua informasi yang diberikan pada wisatawan
– Pelaksanaan pelayanan sesuai dengan yang dipromosikan
– Hubungan yang etis dengan penduduk setempat
– Hubungan dengan rekan industri, wisatawan dan pemasok
– Pertimbangan-pertimbangan budaya
– Pertimbangan lingkungan dan pelaksanaan wisata yang berkelanjutan

3. Berbagai kesempatan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan antara lain
adalah:
– Seminar di industri pariwisata
– Pendidikan dan pelatihan
– Perjalanan pengenalan ( Fam Trip )
– Keanggotaan di jaringan/forum ekowisata
– Penelitian formal dan informal
Pencarian data di Internet
– Eksplorasi pribadi
– Wawancara dengan nara sumber setempat

4. Pengetahuan dan keterampilan yang harus dikuasai :
Untuk menunjukkan kompetensi, diperlukan bukti keterampilan dan pengetahuan berikut :
– Wawasan umum mengenai industri pariwisata dan ekowisata termasuk pelaksanaan

perjalanan ekowisata
– Tugas dan tanggung jawab pemandu ekowisata

5. Masalah-masalah pertanggungjawaban dan hukum yang mempengaruhi pemanduan
ekowisata seperti :
– Lisensi
– Pertanggungjawaban publik
– Peraturan lingkungan
– Masalah keselamatan yang mempengaruhi pelaksanaan pemanduan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s