Hpi Bandung West Java – Indonesia Tourist Guide Association (ITGA)

Himpunan Pariwisata Indonesia DPD Jawa Barat

Candi Sukuh yang Eksotik

2 Komentar


Perjalanan ke candi Sukuh memang sangat menarik, sebab kita akan melihat sebuah keanehan dari sebuah meisteri yang tak terkuak. Begitu pula saat kita meninggalkannya kita akan dihadapkan pada begitu banyak pertanyaan, “mengapa, bagaimana, dimana, siapa, buat apa” candi ini. Berbeda dengan candi candi lainnya yang lebih menampakkan karya seni yang egaliter, candi Sukuh ini nampaknya dibangun secara aneh tidak menunjukkan kemahakaryaan sebuah seni dari kejayaan kerajaan masa itu. Candi ini lebih menampakkan sisi kehidupan antara laki laki dan perempuan, oleh karenanya tak heran candi ini diasosiasikan dengan candi kesuburan.

Kenapa candi ini dibangun unik atau berbeda dengan kebiasan candi pada umumnya adalah sebuah misteri? Ada yang berpendapat bahwa pada masa itu bertepatan dengan berkembangnya agama Islam di pulau Jawa. Semakin kuat pengaruh Islam menyebabkan runtuhnya beberapa kerajaan Hindu dan akhirnya sebagian menerima pembawa Islam waktu itu sebagai penguasa baru, sedang yang lain pergi mencari tempat baru untuk melangsungkan kehidupan pemerintahan Hindu yang tidak lagi punya kekuatan. Kebanyakan dari mereka adalah kaum yang menolak kehadiran Islam dan menolak pula untuk masuk ke dalam Islam. Ada sebuah teori yang cukup masuk akal untuk dicermati yaitu, candi ini tidak dibangun oleh para seniman yang hebat pada masa itu akan tetapi dibangun oleh para petani yang tertinggal mengungsi dari ancaman kekuatan Islam. Para penggede kerajaan bersama dengan para pengikutnya, antara lain: keluarga bangsawan, tentara atau prajurit kerajaan, pendeta atau kaum agamawan dan para pencinta seni atau seniman melarikan diri utnuk menghindari kejaran penguasa yang baru.

Bila dibandingkan dengan candi pada umumnya Sukuh tidak begitu megah dan bentuk bentuk patung dan reliefnya tidak sebagus candi lainnya, karakter karakter patung lebih menonjolkan sosok pewayangan dan bentuk bentuknya tidak proporsional. Tak heran teori tadi mengatakan bahwa candi ini memang dibangun oleh kaum petani dan bukan oleh kaum seniman, karena ahli ahli patung dan candi sudah tidak berada ditempat itu. Ada yang mengatakan bahwa tema yang ditampilkan di candi ini sebagai rasa frustasi karena ditinggalkan oleh penggede penggede mereka.

Tema dari candi ini lebih banyak menampilkan suatu hal yang mungkin tabu pada masa itu atau dengan kata lain tampak seperti porno, di sini dapat dilihat dengan jelas Lingga dan Yoni (patung alat kelamin laki laki dan perempuan) dalam berbagai ukuran. Gambaran dari candi ini menunjukkan tentang ketelanjangan manusia dan proses asal muasal manusia itu sendiri.

Meskipun demikian ada suatu hal yang mengherankan yaitu bentuk candi utamanya sangat mirip dengan candi Suku Maya, apakah terbentuk secara kebetulan atau bagimana ceritanya merupakan sebuah misteri.

Bagi orang orang setempat candi ini terkenal sebagai tempat jiarah bagi mereka yang mengharap kesuburan utnuk mendapatkan kehadiran seorang bayi dalam keluarga.

Berikut saya tampilkan photo candi tersebut dan tidak ada sedikitpun maksud untuk menyebarkan, memprovokasi, menghina ataupun melecehkan agama atau pihak-pihak tertentu tertentu atau melecehkan peraturan perundang-undangan yang berlaku di negeri ini. Gambar tersebut dimaksudkan
1. menunjukkan dan memelihara keunggulan dan kejayaan warisan budaya leluhur kita yang tidak dimiki bangsa lain dan telah menjadi kekayaan warisan budaya nasional.
2. berbagi informasi sesama pemandu wisata dalam rangka update file yang dibutuhkan tour guide dalam tugasnya memandu wisatawan.

Penulis: Hpi Bandung West Java - Indonesia Tourist Guide Association (ITGA)

THE ONLY TRULY LEGAL TOURIST GUIDE ASSOCIATION IN WEST JAVA PROVINCE

2 thoughts on “Candi Sukuh yang Eksotik

  1. dear, tulisannya menarik n sgt informatif. foto2nya okeee. candi Sukuh terletak dimana? pengin ke sana yuuuuk.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s